
Kulon Progo - Hewan ternak di Desa Purwosari yang terkena anthrax, mulai diberi vaksin oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo sejak Senin dan akan berlanjut sampai 3 bulan ke depan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo Bambang Tri Budi, mengatakan dusun-dusun yang diberi vaksin di Desa Purwosari meliputi Ngaglik, Penggung, Ngroto dan Dusun Wonosari, serta kawasan di radius wilayah itu.
"Sampai saat ini, kondisi lokasi antraks sudah bagus dan tidak ditemukan kembali adanya hewan ternak mati. Meski demikian, sesuai SOP, petugas terus melakukan vaksinasi di kawasan radius," ungkapnya.
Ia mengatakan vaksin akan dilakukan 2 kali tiap tahun. Hal ini untuk memastikan bahwa wilayah tersebut sudah bebas anthrax.
Sebelumnya, Sekda Kulon Progo Astungkara mengatakan pemkab mendapat bantuan vaksin sebanyak 17.600 dosis dari Kementerian Pertanian untuk mengatasi anthrax di Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo.
"Kami memperkirakan kebutuhan vaksin 17.500 dosis, tapi mendapat kiriman 17.600 dosis. Kami belum mengetahui, apakah vaksin tersebut masih kurang atau tidak," katanya.
Ia melanjutkan lagi, dirinya meminta DPP melakukan investigasi masuknya virus antraks ke Girimulyo. Sejauh ini, desa itu tidak pernah ditemukan kasus anthrax.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU