Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Kemenkes: Pneumonia Penyebab Terbesar Kematian Balita

Kesehatan
10 Mar 2017
Kemenkes: Pneumonia Penyebab Terbesar Kematian Balita

 

Jakarta – Penyakit pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian terbesar pada anak di bawah lima tahun (balita) tetapi jarang dibicarakan, menurut Direktur Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan dr Wiendra Waworuntu.

 

"Pneumonia merupakan satu dari 10 pembunuh balita terbanyak di dunia. Pada 2015, terdapat 5,9 juta balita meninggal dan 920.136 atau 15 persen disebabkan pneumonia," kata Wiendra, Jumat.

 

Wiendra mengatakan 99 persen kematian anak akibat pneumonia terjadi di negara-negara berkembang. Di Indonesia, menurut Riset Kesehatan Dasar 2013, prevalensi pneumonia mencapai 4,5 persen dengan insiden mencapai 1,8 persen.

 

Sedangkan menurut Sistem Registrasi Sampel 2014, terdapat 24 balita meninggal dunia setiap jam dan empat diantaranya disebabkan pneumonia.

 

Data dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan pada 2009 menyebutkan pneumonia termasuk delapan besar penyebab kejadian rawat inap di Indonesia dengan rata-rata kasus tertinggi, yaitu 6,63 persen.

 

"Sebanyak 50 persen penyebab pneumonia adalah bakteri Streptococcus pneumoniae, 20 persen akibat Haemophilus influenzae dan 30 persen akibat virus, jamur dan parasit lainnya," tuturnya.

 

Untuk mencegah balita Indonesia terinfeksi pneumonia, Kementerian Kesehatan telah merencanakan demonstrasi program imunisasi pneumonia di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur mulai Oktober 2017.

 

Sasaran imunisasi tersebut adalah bayi usia dua bulan, tiga bulan dan 12 bulan yang akan diberikan vaksin pneumokokus (PCV-13).(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X