
hariansuara.com, Jakarta - Makanan telah berkembang dari kebutuhan dasar menjadi objek keinginan. "Junk Food" dianggap sesuatu yang tidak berguna atau sesuatu yang tidak dibutuhkan. Bukan hanya makanan yang sangat tidak sehat, tapi juga berdampak pada berbagai aspek kehidupan Anda.
Kecanduan “Junk Food” itu jika melahapnya secara kompulsif dan tidak terkendali. Anda mungkin terpikat pada makanan tinggi lemak dan tinggi gula bahkan tanpa Anda sadari Tidak ada tes untuk mendiagnosa kecanduan “Junk Food” tapi kecanduan ini ada tanda-tandanya.
Tandanya seperti apa dan solusinya bagaimana, berikut paparannya:
1. Renungkanlah Pertama
Bila Anda merenungkan kembali, Anda mungkin mendapati diri mengkonsumsi makanan lebih dari biasanya. Ukuran porsi dan frekuensi makan Anda dapat meningkat dari waktu ke waktu.
2. Keasyikan Makan
Hidupmu berkisar pada makanan. Anda menghabiskan banyak waktu atau aktivitas untuk membeli atau mendapatkan “junk food” terus menerus.
3. Sengaja Makan Lagi Bahkan Saat Kenyang
Menginginkan makanan saat lapar itu normal. Melahapnya sesekali itu tidak apa-apa. Tapi jika ini menjadi kebiasaan, ini adalah pertanda yang harus diwaspadai. Apa lagi, Anda mungkin memiliki alasan sendiri untuk melakukannya.
4. Makan Saat Kesal atau Tertekan
Nah, saat dihadapkan pada gejolak emosional dalam hidup Anda langsung melahap “junk food” demi membuat diri merasa lebih baik. Anda makan untuk memenuhi kebutuhan emosional daripada makan untuk mengisi perut.
5. Upaya Berhenti Tapi Gagal, Terus Makan
Anda ingin berhenti makan ” Junk Food” bahkan menetapkan peraturan. Tapi lebih sering gagal setiap saat. Anda gagal mengekang hasrat bahkan setelah mencoba segalanya. Anda tidak berhasil mengendalikan keinginan Anda bahkan ketika tahu bahwa makanan cepat saji menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes tipe II, dan lain-lain dalam jangka panjang. Pelampiasannya, terus saja makan “Junk Food”
6. Solusinya
Kecanduan apapun tidak bisa diselesaikan dengan sendirinya bahkan kecanduan "junk food" sekalipun. Jadi cara menghentikannya adalah hindarilah saja. Cara ini terbilang sederhana, tapi pastinya tidak mudah! Anda harus benar-benar menghindarinya setiap saat. Pikirkan semua hal negatif dari kecanduan yang akan berdampak terhadap Anda. Tetap termotivasi dengan mencoba fokus pada manfaat yang akan Anda dapatkan. Pikirkanlah untuk tidak menyerah pada hasrat. Identifikasi pola hasrat Anda dan hindari pemicunya.
Hindari kumpul-kumpul sosial yang tidak perlu dimana makanan cepat saji disajikan. Seringkali makanan cepat saji adalah makanan yang menenangkan dan cara mengatasi masalah emosional Anda. Jadi, cobalah bekerja melalui emosi itu.
Jika Anda tidak berhasil dalam membatasi kecanduan Anda sendiri, mintalah bantuan dari ahli gizi terlatih dan terapis / konselor. Seorang ahli gizi dapat membantu memahami dasar-dasar diet yang baik dan seimbang dan memungkinkan Anda untuk menghilangkan semua “junk food” dari makanan Anda. (berbagai sumber)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU