
Jakarta - Peneliti dari pemerintah AS mengatakan pada Rabu kemarin telah mulai uji klinis pertama vaksin Zika.
Pemerintah AS khawatir, Zika menyebar dengan cepat di Amerika sejak pemerintah Florida pada pekan lalu melaporkan tanda-tanda virus zika di daratan Amerika Serikat, khususnya di Miami.
Tidak ada vaksin yang disetujui atau obat untuk Zika, virus menyebar dengan cepat di Amerika yang bisa menyebabkan kelahiran cacat microcephaly yang ditandai dengan ukuran kepala kecil. Dan dapat mengakibatkan masalah perkembangan yang parah pada bayi.
Sejumlah perusahaan dan kelompok akademis berlomba untuk mengembangkan vaksin Zika, yang tidak diharapkan akan siap digunakan secara luas setidaknya dua sampai tiga tahun.
The National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) yang merupakan bagian dari National Institutes of Health federal research agency, mengatakan uji klinis tahap awal melibatkan setidaknya 80 relawan sehat usia 18 sampai 35 di tiga lokasi penelitian. Dikatakan percobaan akan mengevaluasi keamanan dan kemampuan untuk mendapatkan respon sistem kekebalan eksperimental vaksin berbasis DNA.
“ Untuk kesehatan masyarakat diperlukan Vaksin yang aman sekaligus efektif untuk mencegah infeksi virus Zika yang berakibat cacat lahir ," kata Direktur NIAID Dr Anthony Fauci dikutip Reuters, Kamis, (4/8/2016).
Pembuat vaksin Inovio Pharmaceuticals (INO.O) pada bulan Juni memenangkan persetujuan dari Food and Drug Administration AS untuk mulai menguji vaksin Zika pada manusia. Percobaan klinis dimulai bulan lalu, dengan melibatkan 40 sukarelawan dewasa yang sehat di Miami, Philadelphia dan Quebec.
Petugas kesehatan masyarakat mengatakan, wabah lokal cenderung terjadi di negara bagian AS bagian selatan. Di wilayah Florida akan dibuat pengujian Zika untuk semua wanita hamil di seluruh negara bagian tanpa biaya.
Pejabat kesehatan Texas mengatakan mereka siaga tinggi untuk penyebaran virus Zika dan mendesak warga untuk mengikuti tindakan pencegahan terhadap gigitan nyamuk.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU