Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

PGI dan AstraZeneca Hasilkan Penemuan Terbaru Deteksi Penyakit GERD dengan Aplikasi Mobile

Kesehatan
21 Nov 2017
PGI dan AstraZeneca Hasilkan Penemuan Terbaru Deteksi Penyakit GERD dengan Aplikasi Mobile

 

hariansuara.com, Jakarta - Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) bekerja sama dengan AstraZeneca Indonesia meluncurkan sebuah aplikasi, GERDQ mobile application, yang berfungsi untuk mendeteksi dan memonitor penyakit GERD.

 

Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) disebabkan oleh asam lambung yang meluap ke kerongkongan.1 2 Di Indonesia, GERD mempengaruhi kehidupan dari sekitar 22,8 hingga 25 persen orang Indonesia yang menjalani endoskopi.3 4 Prevalensi GERD sering sekali terabaikan. Pasien sering kali menunggu hingga 10 tahun atau lebih sebelum memeriksakan dirinya ke dokter5.

 

Berdasarkan laporan yang ada, 1 dari 3 pasien GERD dilaporkan mengalami keterbatasan beraktivitas, 60% pasien dilaporkan mengalami gangguan tidur, 33% pasien menyatakan GERD mengganggu produktivitas mereka saat bekerja, 50% pasien mengatakan mereka menjadi lebih sensitif, dan lebih dari 80% pasien merasakan kehilangan menikmati makanan. Berdasarkan hasil endoskopi GERD dibagi menjadi dua: GERD dengan erosif atau kelainan pada mukosa kerongkongan bawah dan GERD tanpa erosif (NERD).

 

Dalam siaran pers yang diterima hariansuara.com, Dr. dr. Ari Fahrial Syam,SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, spesialis Ilmu Penyakit Dalam, gastroenterologist, & Wakil Ketua PGI mengatakan pasien dengan GERD biasanya datang dengan keluhan nyeri di bagian dada dan bisa merasakan rasa panas di dada seperti terbakar (heartburn) biasanya nyeri dada ini diikuti juga dengan mulut pahit karena ada asam yang naik (regurgitasi). Penyakit GERD sebenarnya bisa dideteksi dengan menggunakan kuisioner GERD saja.”p

 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Heartburn Alliance mengevaluasi terhadap 130.000 orang apakah penderita yang mengalami heartburn merasakan dampak negatif terhadap aktivitas mereka sehari-hari. Hasilnya menunjukan bahwa majoritas penderita merasakan dampak negatif terhadap kualitas hidup mereka. Berikut merupakan hal-hal yang terkena dampak dari heartburn, yaitu: kualitas fisik, kualitas tidur, produktivitas, kondisi emosi, dan fungsi sosial.

 

Data penelitian lainnya yang diikuti oleh 116.536 orang memperlihatkan bahwa 23 persen pasien yang mengidap GERD, 39 persen di antaranya mengalami gangguan jangka panjang, mengalami gejala parah yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Mereka juga memiliki komplikasi atau kemungkinan komplikasi di masa depan.

 

 

Dr. dr. Ari Fahrial Syam,SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP menambahkan, “Dari hasil studi dan penelitian tersebut, PGI bersama dengan AstraZeneca membuat sebuah aplikasi yang bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit GERD. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap penyakit GERD.” Ia juga mengatakan bahwa hasil data diagnosa dari aplikasi ini dapat menjadi basis data skala penyakit ini di Indonesia.

 

GERDQ merupakan sebuah aplikasi yang berisi kuesioner, yang dilengkapi oleh pasien dan dalam pengawasan dokter untuk identifikasi dan manajemen pasien dengan GERD “disruptive”. Selain itu GERDQ juga digunakan untuk memonitor respons terapi dan menentukan apakah pasien sudah menggunakan terapi yang tepat untuk gejala yang dialami. Kuesioner ini terdiri atas: empat pertanyaan mengenai gejala, dan dua pertanyaan pada dampak yang dialami pasien.

 

Adapun beberapa manfaat dari penggunaan aplikasi GERDQ terhadap tiga kategori pengguna yaitu: untuk Pasien, mengetahui dan ekspresi masalah GERD; untuk Tenaga Kesehatan, memonitor respons terapi dan mengidentifikasi pasien; untuk Rumah sakit atau pemerintah, mengetahui pengobatan yang tepat untuk pasien dan tingkat diagnosa GERD.

 

Sebagai mitra yang bekerjasama mengembangkan aplikasi GERDQ ini, dr. Andi Marsali, Medical Director AstraZeneca Indonesia, mengatakan, “AstraZeneca adalah perusahaan yang senantiasa mengedepankan kepentingan pasien. Oleh karena itu, sudah menjadi komitmen kami di Indonesia untuk terus mendukung segala upaya yang ditujukan untuk kepentingan pasien dalam bidang kesehatan. Melalui aplikasi mobile GERDQ, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran akan GERD dan mempermudah pemantauan penyakit dan pengobatan untuk pasien di Indonesia.”

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X